Inovasi Takjil Kekinian, Risol Matcha Viral Berkah UMKM di Bulan Ramadan

Penulis Luthfiisya Prasetya | Editor Alysha Zahra D.

Bukan hanya sebagai camilan berbuka, inovasi Risol Matcha yang memiliki cita rasa unik dan strategi pemasaran digital, menjadi tren kuliner yang membuka kesempatan ekonomi pelaku usaha lokal.


Potret Risol Matcha kekinian yang ramai diburu pembeli jelang berbuka puasa (Tiktok.com/@risoleshavi)

Aroma gorengan hangat mulai tercium menjelang waktu berbuka di kawasan Penjaringan Sari, Surabaya. Di antara deretan jajanan takjil, sebuah stan sederhana tampak dipadati pembeli yang rela mengantre. Bukan risol biasa, melainkan risol dengan isian vla matcha yang tengah viral di media sosial.

Tren kuliner ini mencuat setelah ramai diperbincangkan di TikTok. Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya adalah Risoles Havi. Sejak pertama kali diperkenalkan, risol matcha ini langsung menarik perhatian, terutama selama bulan Ramadan saat masyarakat berburu takjil unik untuk berbuka puasa.

Dengan harga Rp5.000 per buah, pembeli sudah bisa menikmati perpaduan rasa gurih kulit risol dan manis khas matcha. Antusiasme masyarakat terlihat dari penjualan yang mencapai lebih dari 500 potong hanya dalam waktu dua jam.

Tidak hanya dijual dalam kondisi siap santap, risol ini juga tersedia dalam bentuk siap goreng. Hal ini memudahkan pelanggan yang ingin menyimpannya sebagai stok camilan di rumah. Kemudahan akses serta lokasi yang strategis semakin menambah daya tarik usaha ini.

Fenomena viral di media sosial turut menjadi faktor utama meningkatnya permintaan. Konten yang beredar memicu rasa penasaran masyarakat untuk mencoba, baik dengan membeli langsung maupun membuat versi sendiri di rumah.

Fadhillah, mahasiswi UPN Veteran Jawa Timur, mengaku tertarik setelah melihat tren tersebut di media sosial. “Biasanya ‘kan Matcha cuman minuman, tapi ini dijadiin Risol yang ternyata enak banget. Aku sebagai Matchalovers approved banget, sih. Wajib dicoba,” ujarnya saat ditemui sambil mengantre.

Tren ini juga menunjukkan meningkatnya minat masyarakat, khususnya anak muda, terhadap olahan berbahan dasar matcha. Momentum Ramadan dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menghadirkan inovasi takjil yang berbeda dari biasanya.

Jika sebelumnya risol identik dengan isian ragout atau mayones, kini varian rasa manis seperti matcha menjadi alternatif baru yang diminati pasar. Di balik tren yang viral, tersimpan peluang ekonomi yang mampu dimanfaatkan pelaku usaha lokal untuk berkembang.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Tempo Dulu, Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari Gunakan Keping Kayu

Pesona Klasik nan Modern: Rahasia Kehangatan Malam Jumat bagi Sang Pencari Berkah

Pendaftaran GenBI 2026 UPNVJT Ditutup, Ratusan Mahasiswa Mendaftar dan Lolos Tahap 1